Tampilkan postingan dengan label Curcol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curcol. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Januari 2011

Not That Easy

Kisah, perjalanan, lika-liku, keberhasilan, dan bahkan kegagalan hidup orang lain selalu menjadi pelajaran bagi saya. Dari situ saya belajar banyak hal, mengambil hal-hal positif dan mencoba mengantisipasi datangnya hal-hal negatif yang mungkin datang pada rangkaian hidup yang saya jalani. Itu sedikit hal yang membuat saya 'kerasan' menjalani hidup, membuat saya lebih memaknai hidup, bahwa hidup itu mesti bersyukur. Apapun yang saya dapat, baik/buruk, harus saya syukuri karena saya yakin itu yang terbaik untuk saya.

Terkadang saya rasa agak sulit dalam menghadapi masalah. Tapi saya percaya selalu ada jalan untuk saya dapat bertoleran terhadap masalah tersebut. Selalu ada tangan yang dapat memecahkan kaca-kaca yang membuat batin saya bergejolak. Membuat api masalah itu berlarut-larut padam.

Itu semua sebuah usaha dalam rangka memperbaiki diri saya. Dan usaha itu didukung orang-orang hebat disekitar saya.

Minggu, 19 Desember 2010

Turn On The Light


Hari ini semuanya lumayan ruwet ram. Tadi malem wadaan (ga bisa dibilang wadaan juga sih) sama bangbu, sampe reuni segala. Wuihh.. mantep.
Kisruh Pemira, hari ini pun keputusan sidangnya jam 9.00 di FH. (Speechless abis, cuma bisa berdoa semoga kelima hakim diberi kasih sayang tak berhingga dari Allah swt).
Minggu depan mulai UAS, belum belajar banyak. Kepercayaan bukan main-main nih.
CGTS, Database, DDP, CIMB-Niaga, TeamLo, quiz, laptop, HP nggak bener-bener.
Banyak yang lain, tapi nggak kepikir.

“Happiness can be found even in the darkest of times, if one only remembers to turn on the light.”
Harry Potter and the Prisoner of Azkaban – Albus Dumbledore

So, turn on thr light! and Bismillah, I've got the power!
Tetap smart dan semangat aja. Mohon doanya!

Kamis, 02 Desember 2010

Maman-Ijonk

Sebagai anak UI, ada acara akbar tahunan yang wajib diikuti. yaitu: Pemira (Pemilihan Raya). Standarlah, kayak milih-milih ketua BEM, DPM, MWA, dll. Bulan November ini jor-joran dari pendaftaran, verifikasi, kampanye, pemilihan, dst dilakukan secara akbar baik skala fakultas maupun universitas. Awalnya saya ingin jadi panitia Pemira di Fasilkom, tapi karena udah jadi panitia di acara lain (OHF), jadi saya mengurungkan niat.

Singkat cerita saya dapet sms dari Ka Ida, seorang senior 2009, "Rama, mau nggak jadi tim sukses Maman-Ijonk?". Dijelasin secara singkat aja deh ya, Maman-Ijonk itu pasangan calon ketua-wakil ketua BEM UI 2011. Kenapa ya si Kak Ida (Kadek) milih saya? aneh pol.

Dengan segala pergolakan hati dan jiwa, pemikiran panjang dan berkelok-kelok, dll, akhirnya saya menerima tawaran tersebut. Padahal pada awalnya saya juga nggak terlalu ngerti tugas tim sukses itu ngapain aja. Yah paling nempel poster, ngedukung-dukung biasa aja. Standar kan pemikirannya? Namanya juga maba, siapa sih yang mau nyusahin maba?